Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair, Penopang Ketahanan Energi Nasional

MT Spyros yang membawa 1 juta barel minyak mentah (crude) terkoneksi dengan Single Point Mooring (SPM) kilang Cilacap. Foto: Pertamina

Menurut Simon, pengapalan minyak mentah ini bukan sekadar aktivitas bisnis, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta energi global.

Simon menekankan bahwa keberhasilan ini lahir dari kolaborasi lintas entitas di lingkungan Pertamina. Proses dimulai dari PT Pertamina Internasional EP sebagai produsen di hulu, dilanjutkan oleh Pertamina International Shipping yang menangani pengapalan, hingga Kilang Pertamina Internasional sebagai pengelola pengolahan minyak mentah di dalam negeri.

“Sinergi ini telah mampu memperkuat posisi Indonesia di rantai pasok energi global, membuktikan bahwa Indonesia mampu berdiri di kaki sendiri,” tambah Simon.

Rantai kerja terpadu ini menjadi fondasi penting dalam mengurangi ketergantungan impor sekaligus meningkatkan kemandirian energi nasional.

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, menyampaikan bahwa suksesnya pengiriman minyak mentah lintas benua ini tidak lepas dari dedikasi para Perwira Pertamina di berbagai lini.

“Seluruh jajaran komisaris akan terus memberikan dukungan untuk mengawal proses di Pertamina hingga minyak mentah ini mampu menjadi produk-produk yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” tegas Iriawan.

Ia menilai pengiriman ini mencerminkan keseriusan Pertamina dalam memastikan pasokan energi bagi masyarakat Indonesia tetap terjaga.

“Saya ucapkan selamat dan apresiasi kepada Perwira yang sudah bekerja dengan penuh dedikasi dan mengimbau agar terus melanjutkan kerja dengan produktif dan memerhatikan rambu-rambu HSSE sebagai bagian dari prinsip dan budaya kerja Pertamina,” pungkas Iriawan.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow