Pertamina Bangun Biorefinery Cilacap Fase 2, Targetkan Penguatan Produksi SAF Nasional

Pertamina memulai pembangunan lanjutan Proyek Hilirisasi Biorefinery Cilacap Fase 2 di kompleks Kilang Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (6/2/2026). Foto: Pertamina

“Jika Fase 1 dan Fase 2 beroperasi penuh, Kilang Cilacap akan menjadi pusat hilirisasi bioavtur nasional,” kata Mars Ega.

Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero), Emma Sri Martini, menambahkan proyek biorefinery ini juga sejalan dengan agenda pembangunan nasional, terutama dalam mendorong kemandirian energi dan hilirisasi industri.

Ia menyebut pengolahan minyak jelantah menjadi bahan bakar ramah lingkungan tidak hanya mengurangi ketergantungan impor, tetapi juga berkontribusi pada penurunan emisi karbon hingga sekitar 600 ribu ton CO₂ per tahun.

“Selain itu, proyek ini diperkirakan membuka sekitar 5.900 lapangan kerja dan mendorong peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri hingga 30 persen,” ujarnya.

General Manager Kilang Cilacap, Wahyu Sulistyo Wibowo, menegaskan pengembangan biorefinery merupakan implementasi konsep ekonomi sirkular di sektor energi. Limbah minyak jelantah diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi melalui dukungan teknologi serta katalis hasil inovasi anak bangsa.

Menurut Wahyu, proyek ini bukan hanya menopang target transisi energi nasional, tetapi juga memperkuat ketahanan energi serta meningkatkan daya saing Indonesia dalam industri energi berkelanjutan di tingkat global.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow