JAKARTA, MyInfo.ID – Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 116 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan SMA Unggul Garuda. Aturan tersebut ditandatangani oleh Prabowo Subianto pada 20 November 2025 sebagai langkah strategis memperkuat kualitas pendidikan menengah di Indonesia.
Kehadiran SMA Unggul Garuda menjadi bagian dari agenda besar pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul, khususnya di bidang sains dan teknologi. Sekolah ini dirancang untuk mempersiapkan siswa melanjutkan studi ke perguruan tinggi terbaik, terutama pada bidang yang sejalan dengan prioritas pembangunan nasional.
“SMA Unggul Garuda adalah satuan pendidikan pada jenjang pendidikan menengah yang menyelenggarakan pendidikan unggul dan inklusif untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi unggul di bidang sains dan teknologi serta dapat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terbaik,” disebutkan dalam Perpres yang dapat diakses pada laman JDIH Kementerian Sekretariat Negara, seperti dikutip Minggu (22/2/2026).
Tiga Pilar Utama SMA Unggul Garuda
Penyelenggaraan SMA Unggul Garuda dibangun di atas tiga fondasi utama.
Pertama, pemerataan akses pendidikan. Sekolah ini membuka peluang bagi peserta didik dari berbagai daerah dan latar belakang sosial ekonomi untuk memperoleh pendidikan berkualitas.
Kedua, pembentukan calon pemimpin masa depan. Pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga penguatan karakter dan kepemimpinan.
Ketiga, pencapaian akademik dan pengabdian masyarakat. Peserta didik dibina agar memiliki kompetensi tinggi sekaligus semangat kontribusi sosial.
Program ini berada di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Dalam pelaksanaannya, terdapat dua skema utama, yakni SMA Unggul Garuda Baru dan SMA Unggul Garuda Transformasi.
Skema SMA Unggul Garuda Baru
SMA Unggul Garuda Baru merupakan sekolah yang dibangun dan dikelola langsung oleh pemerintah pusat. Sekolah ini memiliki kriteria khusus untuk mencetak lulusan dengan kompetensi unggul di bidang sains dan teknologi.












