Perang di Timur Tengah Ramai, Waktu Pas Beli Emas?

Ilustrasi Emas. Foto: Pixabay

JAKARTA, MyInfo.ID – Serangan dari AS- Israel ke Iran menjadi pemicu perang terbuka di kawasan Timur Tengah. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memicu kekhawatiran pasar global.

Dalam situasi seperti ini, emas kerap menjadi pilihan investasi.

Sejak lama, logam mulia tersebut dikenal sebagai aset bernilai tinggi yang cenderung menguat ketika dunia dilanda perang atau instabilitas politik.

Lonjakan harga emas sebelumnya tercatat saat Perang Rusia-Ukraina pecah pada Februari 2022 dan ketika konflik Perang Israel-Hamas meletus pada Oktober 2023.

Jika menilik sejarah, pola serupa juga terjadi pada masa Perang Dunia I. Bahkan pada awal 1970-an, konflik di kawasan Timur Tengah mendorong harga emas melonjak tajam.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Irak pada dekade 2000-an pun sempat mendongkrak harga emas dalam waktu relatif singkat.

Ada sejumlah alasan mengapa harga emas cenderung naik saat perang.

Pertama, emas dipandang sebagai aset safe haven. Ketika ketidakpastian meningkat, investor biasanya mengalihkan dana ke instrumen yang dianggap lebih aman dan stabil.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow