Sebagian besar pengguna memanfaatkan keberangkatan pagi untuk membawa hasil panen atau barang dagangan ke pasar, kemudian kembali pada siang hari setelah aktivitas perdagangan selesai. Pola ini menunjukkan layanan kereta sangat relevan dengan ritme aktivitas ekonomi masyarakat akar rumput.
Agar layanan semakin mudah diakses, KAI Commuter menghadirkan fasilitas registrasi khusus bagi pengguna.
“Untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan layanan ini, KAI Commuter mengimbau pengguna untuk melakukan registrasi di loket stasiun terlebih dahulu untuk mendapatkan Kartu Petani dan Pedagang,” tambah Karina.
Kartu tersebut memberikan kemudahan pemesanan tiket sejak H-7 perjalanan serta akses boarding lebih awal hingga dua jam sebelum keberangkatan di seluruh stasiun Commuter Line Merak.
Rohim (43), seorang pedagang sayur dan buah yang memanfaatkan perjalanan ke Pasar Cikeusal setiap pagi, merasakan langsung manfaat layanan ini.
“Harga tiket hanya 3 ribu dan AC nya dingin, sudah bisa bawa barang dagangan ke Pasar Cikeusal,” ucap Rohim.
Selain meningkatkan akses ekonomi, KAI Commuter memastikan kenyamanan dan keamanan tetap menjadi prioritas. Seluruh penumpang diimbau untuk mematuhi aturan perjalanan yang berlaku.












