Ia juga menambahkan bahwa pemerintah terus berkoordinasi dengan maskapai dan penyelenggara perjalanan bagi jemaah yang mengalami penundaan penerbangan.
“Bagi jemaah yang saat ini masih menunggu penjadwalan ulang penerbangan, kami terus melakukan koordinasi dengan maskapai dan penyelenggara perjalanan. Kami memastikan seluruh jemaah tetap mendapatkan pendampingan serta pelayanan yang diperlukan hingga dapat kembali ke Tanah Air dengan aman,” tambahnya.
Kementerian Haji dan Umrah melalui perwakilan di Arab Saudi bersama Satgas Bandara terus melakukan pendampingan intensif kepada jemaah. Koordinasi juga dilakukan dengan maskapai penerbangan dan penyelenggara perjalanan umrah agar proses kepulangan berjalan lancar.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan dan perlindungan terhadap jemaah umrah Indonesia, baik selama berada di Arab Saudi maupun saat proses kepulangan ke Tanah Air.
Kemenhaj juga mengimbau keluarga jemaah di Indonesia untuk tetap tenang karena pemerintah terus memantau perkembangan di lapangan.
Tips Kepulangan Jemaah Umrah dari Pemerintah
Untuk membantu kelancaran perjalanan pulang, pemerintah memberikan beberapa imbauan bagi jemaah umrah:
- Pastikan dokumen perjalanan seperti paspor dan boarding pass tersimpan dengan baik.
- Ikuti arahan petugas dan pembimbing perjalanan selama berada di bandara atau hotel.
- Perhatikan informasi penerbangan terbaru dari maskapai atau penyelenggara perjalanan.
- Tetap berada dalam rombongan dan tidak meninggalkan lokasi tanpa koordinasi dengan petugas.
- Jaga kondisi kesehatan dengan istirahat yang cukup dan konsumsi air selama menunggu keberangkatan.
Pemerintah memastikan seluruh proses pemantauan dan pendampingan dilakukan secara maksimal agar jemaah umrah Indonesia dapat kembali ke Tanah Air dengan aman dan nyaman.













