Selain di wilayah tujuan wisata dan jalur perjalanan, pengawasan juga diperkuat di daerah yang terdampak bencana, seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Kalimantan Selatan. Balmon SFR melakukan pemantauan tambahan guna memastikan jaringan komunikasi tetap berfungsi optimal dalam mendukung kebutuhan informasi dan koordinasi darurat.
Keberlanjutan layanan komunikasi dinilai krusial, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses cepat terhadap informasi kebencanaan, layanan darurat, serta komunikasi dengan keluarga.
“Masyarakat dapat berlibur dengan tetap terhubung, tetap terkoneksi, sehingga dapat melakukan perjalanan dan liburan bersama keluarga dengan tenang dan nyaman,” ujar Meutya.
Selama masa Posko Nataru, koordinasi antar Balmon dilakukan secara nasional untuk memastikan respons cepat jika terjadi gangguan frekuensi. Data hasil pemantauan tersebut nantinya akan digunakan sebagai bahan evaluasi guna meningkatkan kesiapan layanan komunikasi pada periode libur besar berikutnya.
Dengan pengawasan berlapis dan kerja sama lintas wilayah, pemerintah berharap kualitas layanan telekomunikasi tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menikmati libur Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman, nyaman, dan tanpa hambatan komunikasi.












