Untuk mempercepat penanganan, PLN Purwokerto Kota telah mengerahkan satu regu pemeliharaan jaringan dan dua regu Pelayanan Teknik (YANTEK) ke lokasi.
Selain itu, pemadaman yang kembali terjadi pada hari berikutnya disebut sebagai bagian dari proses lanjutan perbaikan agar sistem kelistrikan lebih andal.
“Padam lagi di hari berikutnya, perlu kami lakukan untuk melanjutkan sisa pekerjaan di hari sebelumnya agar suplai listrik lebih andal. Untuk itu kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya dan kami sampaikan terima kasih atas pengertian Bapak/Ibu pelanggan,” tambahnya.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara bijak, terutama saat beban puncak pada pukul 17.00 WIB hingga 22.00 WIB. Warga diminta memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk melaporkan gangguan.
PLN Purwokerto Kota menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Sebelumnya diberitakan, keluhan datang dari sejumlah warga yang menyebut pemadaman terjadi lebih dari sekali dan belum menunjukkan perbaikan signifikan. Mereka mendesak Perusahaan Listrik Negara untuk segera melakukan penanganan serius.
Salah satu warga Desa Kebanggan, Tegar Roli, mengaku kesal dengan kondisi tersebut. Ia menilai waktu pemadaman kerap terjadi di saat krusial.
“Ini sangat mengganggu, apalagi sering terjadi di pagi hari saat ibu-ibu sedang sibuk menyiapkan anak-anak berangkat sekolah,” ujar Tegar, Selasa (7/4/2026) malam.













