“Bantuan yang diberikan sesuai dengan permintaan relawan UPL MPA Unsoed yang telah berada di lokasi bencana. Pemberian peralatan ini untuk mempermudah pekerjaan di lapangan,” ujarnya.
Selain peralatan kerja, KAFH Unsoed juga menyalurkan bantuan langsung kepada warga terdampak berupa 50 paket sembako dan 18 lusin pakaian dalam. Bantuan tersebut diberikan setelah pengurus memperoleh informasi mengenai kebutuhan mendesak masyarakat yang masih tinggal di pengungsian.
Manfaat bantuan tersebut dirasakan langsung oleh relawan dan warga terdampak. Salah seorang relawan sekaligus korban bencana, Rahmat, menyampaikan bahwa peralatan yang diberikan sangat membantu proses pembangunan hunian sementara bagi warga yang belum dapat kembali ke rumah masing-masing.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Peralatan ini akan digunakan untuk membangun hunian sementara yang saat ini sedang disiapkan untuk para korban bencana,” katanya.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, KAFH Unsoed berharap kontribusi para alumni dapat meringankan beban warga Desa Serang yang terdampak banjir bandang dan longsor. Bantuan yang disalurkan diharapkan mampu mendukung proses pemulihan, sekaligus memperkuat solidaritas antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.













