Selain itu, Purbalingga meraih peringkat kedua nasional dalam kompetisi daerah Catalon atau seleksi daerah teratas untuk implementasi program Scalable Public Health Empowerment, Research, and Education Sites (SPHERES) yang diselenggarakan Unit Penelitian Klinik Universitas Oxford (OUCRU) Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI.
Kabupaten Purbalingga juga menerima penghargaan dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI sebagai daerah terbaik dalam distribusi Dana Alokasi Fisik Khusus Tahun 2024. Tak hanya itu, Museum Rekor Indonesia (MURI) turut menganugerahkan penghargaan atas pemecahan rekor dunia penyajian 14.460 mendoan terbanyak dengan partisipasi masyarakat Purbalingga.
Dalam rangkaian acara tersebut, Pemerintah Kabupaten Purbalingga memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh dan pihak yang berkontribusi dalam pembangunan daerah di berbagai bidang, mulai dari olahraga, keagamaan, pendidikan, sosial, hingga seni dan budaya.
Pada kesempatan yang sama, Pemkab Purbalingga juga menganugerahkan gelar Honorary Citizen atau Warga Kehormatan kepada Wali Kota Tono, Kazuhiko Tada, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan komitmennya dalam memperkuat kerja sama lintas daerah dan lintas negara.
Prosesi Pahargyan Agung diawali dengan penyerahan Songsong Agung dan Tombak Pusaka dari Ketua DPRD kepada Bupati Purbalingga sebagai simbol keberlanjutan kepemimpinan dan pengabdian kepada masyarakat. Acara kemudian dimeriahkan dengan penampilan Tari Gambyong serta Bambangan Cakil yang dibawakan oleh gabungan sanggar tari se-Kabupaten Purbalingga.












