Akibat kejadian tersebut, RN berhasil ditemukan dalam kondisi selamat meski mengalami luka ringan dan segera dilarikan ke RSUD Margono Soekarjo untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, AR hingga kini belum ditemukan dan diduga terseret arus Sungai Pelus.
Petugas kepolisian bersama relawan dan warga langsung melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai tak lama setelah kejadian dilaporkan. Namun, derasnya arus air serta kondisi medan menjadi hambatan dalam proses pencarian.
Koordinator Tim SAR Gabungan, Amin Riyanto, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan keluarga korban serta melakukan penilaian awal di lokasi kejadian. Hingga Minggu (12/4/2026) pukul 01.00 WIB, korban masih belum ditemukan.
“Pencarian sementara dihentikan dan akan dilanjutkan kembali pada pagi hari,” katanya.
Operasi pencarian selanjutnya akan diperluas dengan menyisir area Sungai Pelus menggunakan dukungan berbagai unsur tim SAR gabungan guna mempercepat proses evakuasi korban.













