Menko AHY Pastikan Pengembangan Kereta Api Jadi Penguat Konektivitas Nasional

Kereta Api. Foto: Ilustrasi/IG @cepe.cilacap

JAKARTA, MyInfo.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan kembali bahwa sektor perkeretaapian menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam membangun konektivitas nasional. Arahan Presiden Prabowo Subianto, kata AHY, menempatkan transportasi berbasis rel sebagai tulang punggung mobilitas modern yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Menurutnya, moda transportasi rel menawarkan keunggulan signifikan dibandingkan transportasi berbasis jalan, terutama dalam kapasitas angkut, ketertiban operasi, dan efisiensi energi. “Distribusi logistik berbasis rel lebih efisien dan ramah lingkungan. Pendekatan ini merupakan bagian penting dalam membangun sistem transportasi modern yang mendukung pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah,” ujar Menko AHY dalam keterangannya, Jumat (14/11/2025).

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa proses transformasi yang dijalankan KAI selaras dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat jaringan transportasi nasional. Ia menyebut penguatan layanan penumpang dan barang, diversifikasi usaha, serta optimalisasi teknologi menjadi fondasi untuk meningkatkan daya saing perusahaan.

Bobby menekankan bahwa KAI sedang mempercepat implementasi Integrated Logistic Solution, sebuah inisiatif untuk menghadirkan layanan logistik yang lebih terintegrasi dan efisien. “KAI terus meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan melalui integrasi sistem, kolaborasi strategis, dan implementasi teknologi. Inisiatif Integrated Logistic Solution kami dorong sebagai langkah memperkuat peran kereta api dalam ekosistem logistik nasional dan mendukung visi pemerintah untuk memperkuat konektivitas dan daya saing bangsa,” jelasnya.

VP Public Relations KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa kontribusi KAI Group terhadap mobilitas masyarakat terus mengalami pertumbuhan. Sepanjang Januari–Oktober 2025, total pelanggan KAI Group mencapai 413.867.221 orang, naik 8,15 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Angka ini mencakup berbagai layanan, mulai dari kereta jarak jauh dan lokal, KAI Commuter, LRT Jabodebek, KA Bandara, KAI Wisata, LRT Sumsel, hingga Whoosh KCIC dan KA Makassar–Parepare. Menurut Anne, lonjakan tersebut menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel.

Pada sektor logistik, KAI membukukan 57,55 juta ton angkutan barang pada Januari–Oktober 2025, tumbuh 0,69 persen dibanding tahun sebelumnya. Batu bara menjadi komoditas terbesar dengan 47,77 juta ton, disusul pengangkutan semen, petikemas, BBM, hasil perkebunan, pupuk, dan barang retail.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow