JAKARTA, MyInfo.ID – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran besar dalam membangun peradaban bangsa Indonesia. Menurutnya, lembaga pendidikan Islam ini telah mengabdikan diri selama berabad-abad, tidak hanya dalam pendidikan agama, tetapi juga dalam membentuk karakter dan budaya bangsa.
Hal tersebut disampaikan Menag saat menjadi narasumber utama dalam Dialog Interaktif dan Podcast bersama Pro 3 Radio Republik Indonesia (RRI) yang digelar secara virtual, Rabu (16/10/2025). Kegiatan ini membahas peran strategis Program Prioritas (Protas) Kementerian Agama dalam mendukung keberhasilan Asta Cita Pembangunan Nasional.
“Pondok pesantren adalah lembaga yang telah mengabdi selama 300 tahun, membangun lahirnya masyarakat yang beradab,” ujar Menag Nasaruddin Umar di Jakarta.
Menag juga mengingatkan kembali peran historis pesantren di masa perjuangan melawan penjajah.
“Di masa perlawanan penjajahan, pondok pesantren tampil sebagai lembaga perjuangan. Pergerakan santri dan kyai waktu itu sangat luar biasa, dengan semangat ‘mati syahid atau hidup mulia’,” lanjutnya.
Lebih jauh, Nasaruddin menekankan pentingnya pesan moral dan spiritual (spiritual message) yang menjadi inti pendidikan pesantren. Nilai-nilai seperti kepatuhan dan kesantunan santri kepada guru dianggap sebagai fondasi luhur yang dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
“Di pesantren, kita melihat para kyai tampil sebagai individu yang berwibawa di hadapan para santri, dan pada saat yang sama, kita menyaksikan bagaimana para santri bersikap santun kepada guru-gurunya. Inilah fondasi utama yang melahirkan cita-cita untuk menciptakan manusia yang adil dan beradab,” paparnya.












