“Pasar Ramadan bukan hanya tempat transaksi, tetapi juga ruang kebersamaan dan pembelajaran ekonomi masyarakat,” katanya saat membuka kegiatan tersebut.
Ia mengapresiasi kolaborasi antara UMP dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto yang dinilai efektif menggerakkan ekonomi warga sekaligus menyemarakkan bulan suci.
Sementara itu, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto Mahdi Abdillah menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Banyumas Raya. Selain mendorong penggunaan QRIS, Bank Indonesia juga menggelar edukasi pembayaran digital serta kompetisi transaksi bagi para tenant.
“Momentum Pasar Ramadan ini juga dimanfaatkan untuk pasar murah bersama Pemerintah Kabupaten Banyumas guna menjaga stabilitas harga selama Ramadan dan Idul Fitri,” ujarnya.
Dengan ratusan UMKM yang terlibat dan dukungan transaksi digital, Pasar Ramadan UMP tak hanya menjadi tempat berburu takjil, tetapi juga motor penggerak ekonomi lokal selama bulan suci.












