Banyumas, MyInfo.ID – Ribuan masyarakat memadati kawasan penyelenggaraan Festival PURNAMA Argowilis yang digelar pada Sabtu malam, 30 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung meriah di bawah cahaya bulan purnama tersebut menjadi acara puncak tasyakuran Hari Ulang Tahun Yayasan Argowilis ke-27 tahun.
Festival yang dipenuhi nuansa budaya, pendidikan, dan kebersamaan masyarakat ini sukses menghadirkan suasana hangat penuh rasa syukur.
Sejak sore hari, masyarakat dari berbagai wilayah di kaki Gunung Slamet mulai berdatangan untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia.Lampu-lampu hias, ragam kuliner tradisional, serta pentas seni budaya menjadikan malam Festival PURNAMA terasa begitu hidup dan istimewa.
Tak hanya warga sekitar, sejumlah tamu undangan, relawan, alumni, tokoh masyarakat, hingga para mitra lembaga turut hadir memeriahkan momentum bersejarah tersebut.Festival PURNAMA sendiri merupakan agenda puncak dalam rangkaian tasyakuran HUT Yayasan Argowilis yang tahun ini genap berusia 27 tahun, terhitung sejak berdiri pada 25 Mei 1999 hingga 25 Mei 2026.
Kegiatan ini menghadirkan berbagai penampilan seni budaya dari warga belajar PKBM Argowilis. Mulai dari penampilan warga belajar Paket B, Paket C, Kelompok Bermain Argowilis, hingga siswa-siswi MTS Pakis tampil memukau di atas panggung.
Beragam pertunjukan tari tradisional, musik, hingga kreativitas seni lainnya mendapat sambutan antusias dari para penonton yang memenuhi area festival. Suasana semakin meriah dengan hadirnya guest star Min Plus Band yang berhasil menghibur ribuan masyarakat yang hadir malam itu dengan lagu-lagu nostalgia.T
Tidak hanya menyuguhkan hiburan dan pentas budaya, Festival PURNAMA juga menjadi momentum pelepasan warga belajar yang telah menyelesaikan pendidikan mereka di PKBM Argowilis, Kelompok Bermain Argowilis, maupun MTS Pakis. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru di tengah kemeriahan festival.
Selain menikmati ragam penampilan di atas panggung, pengunjung juga dimanjakan dengan bazar UMKM dan stan sponsor yang turut mendukung kegiatan tersebut. Beberapa sponsor utama yang hadir di antaranya Saereal, Kopilaris Herbal Jogja, Harmony Homestay, KJB Farm, hingga Wisata Alam Baron Forest Adventure (BFA) Reborn Sokawera.
Masyarakat yang hadir juga dapat menikmati berbagai jajanan tradisional khas Banyumas yang telah disediakan panitia. Aneka makanan tradisional tersebut menjadi daya tarik tersendiri yang semakin memperkuat nuansa kebersamaan dan budaya lokal dalam festival tersebut.
Ketua Panitia yang juga Direktur Yayasan Argowilis, Abidin, dalam sambutannya menyampaikan alasan mengapa kegiatan tersebut dinamakan Festival PURNAMA.
Ia menjelaskan bahwa malam pelaksanaan festival bertepatan dengan malam bulan purnama, sehingga momentum tersebut dijadikan simbol rasa syukur atas perjalanan panjang Yayasan Argowilis hingga memasuki usia ke-27 tahun.
“Mengapa dinamakan Festival PURNAMA karena kegiatan ini tepat di malam bulan purnama, dan juga sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan panjang umur terkhusus pada perjuangan Yayasan Argowilis hingga berumur 27 tahun saat ini, 25 Mei 1999 sampai 25 Mei 2026,” ungkap Abidin saat menyampaikan sambutan di hadapan ribuan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Abidin juga menceritakan perjalanan panjang Argowilis yang bermula dari Kelompok Tani Hutan (KTH), kemudian berkembang menjadi lembaga dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk di bidang pendidikan.
Perlu diketahui bersama, di Indonesia mungkin Argowilis satu-satunya KTH yang masih bertahan hingga 27 tahun sampai hari ini,” tegasnya yang langsung disambut tepuk tangan meriah para penonton.
Sementara itu, Kepala PKBM Argowilis yang juga Kepala MTS Pakis, Isrodin, menyampaikan bahwa keberlangsungan Argowilis hingga saat ini tidak terlepas dari peran besar banyak pihak yang selama ini terus memberikan dukungan.
Menurutnya, perjuangan Argowilis bukan hanya milik orang-orang yang saat ini berada di dalam lembaga, tetapi merupakan hasil gotong royong para pendiri, relawan, masyarakat, stakeholder, dan seluruh pihak yang selama ini membersamai perjalanan Argowilis.
“Argowilis hingga saat ini bukan hanya peran kami, tapi seluruh unsur yang telah memberikan support dan sumbangsih besar terhadap Argowilis hingga bisa bertahan hingga hari ini,” ungkap Isrodin.
Pada momentum penuh rasa syukur tersebut, Yayasan Argowilis juga memberikan apresiasi kepada keluarga besar Argowilis dan para sesepuh yang telah berjasa besar dalam pendirian serta perjalanan lembaga selama puluhan tahun.
Apresiasi diberikan dalam bentuk tali asih dan cinderamata sebagai ungkapan terima kasih atas perjuangan, pengabdian, tenaga, pikiran, serta doa-doa yang telah diberikan untuk keberlangsungan Argowilis hingga saat ini.
Suasana haru begitu terasa saat pemberian tali asih dilakukan kepada para tokoh dan keluarga besar yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan lembaga.
“Kami ucapkan banyak sekali terimakasih karena telah berjasa besar bagi lembaga, dan terimakasih karena telah membimbing kami hingga hari ini, baik tenaga, pikiran, maupun doa-doa yang terus mengalir untuk kami,” ungkap M Toha, selaku Ketua Yayasan saat memberikan bingkisan tali asih.
Festival PURNAMA tidak hanya menjadi perayaan ulang tahun lembaga semata, namun juga menjadi ruang silaturahmi masyarakat, panggung budaya, sekaligus simbol kuatnya semangat gotong royong masyarakat kaki Gunung Slamet dalam menjaga pendidikan, budaya, dan kebersamaan.
Ucapan terimakasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Forkompimcam Cilongok, Kepala Desa Sokawera, Gunungluraah, Sambirata, dan Sunyalangu, Perhutani KPH Banyumas Barat dan Timur, rekan-rekan PKBM, SKB, para media partner dan seluruh mitra yang telah hadir di kegiatan tersebut.
Kegiatan ini turut didukung oleh berbagai sponsor dan mitra pendukung, di antaranya Saereal, Kawan Baik Lambung Kamu, Kopilaris Herbal Jogja, Harmony Homestay, KJB Farm, Baron Forest Adventure (BFA), serta seluruh mitra pendukung lainnya yang telah ikut menyukseskan jalannya acara.
Dengan antusiasme masyarakat yang begitu besar, Festival PURNAMA Argowilis diharapkan dapat terus menjadi agenda budaya dan pendidikan tahunan yang mampu mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menjaga semangat perjuangan Yayasan Argowilis untuk generasi mendatang.















