Direktur Operasi Solusi Bangun Indonesia, Edi Sarwono, menegaskan bahwa pemanfaatan RDF merupakan bagian dari strategi ekonomi sirkular dan komitmen keberlanjutan jangka panjang perusahaan.
“Selain membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat, penggunaan RDF sebagai bahan bakar alternatif mendukung transisi industri hijau. Langkah ini mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil sekaligus menekan emisi karbon dalam proses produksi semen,” ujarnya.
Di tingkat internal, perusahaan juga mendorong partisipasi karyawan melalui program Aksi Sedekah Sampah Bersama (Aksi SESAMA).
Program ini mengajak karyawan memilah dan menyalurkan sampah yang dapat didaur ulang ke bank sampah di sekitar wilayah operasional. Hingga 2026, program tersebut telah mengumpulkan dan menyalurkan 4,6 ton sampah terpilah.
Upaya edukasi turut dilakukan melalui program Kelola Sampah di Sekitar Kita (Kelas Kita), dengan melibatkan karyawan sebagai relawan pengajar untuk memberikan pemahaman pengelolaan sampah kepada siswa sekolah dasar hingga menengah atas.
Menurut Edi, transformasi pengelolaan sampah harus dimulai dari lingkungan terdekat dan menjadi budaya kolektif di seluruh lapisan masyarakat.
Melalui inovasi teknologi, kolaborasi dengan pemerintah daerah, serta pelibatan karyawan dan generasi muda, Solusi Bangun Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung solusi pengelolaan sampah nasional dan pembangunan berkelanjutan.












