News  

Mahasiswa Telkom University Ciptakan Mesin Pengayak Gula Kelapa Tenaga Surya di Banyumas

Mahasiswa Telkom University Ciptakan Mesin Pengayak Gula Kelapa Tenaga Surya di Banyumas. Foto: Telkom University Purwokerto

Keunggulan lainnya, SOLVIA tidak bergantung pada listrik rumah tangga. Mesin ini menggunakan panel surya sebagai sumber energi, sehingga lebih hemat biaya operasional dan ramah lingkungan.

Tak berhenti di situ, perangkat ini juga dilengkapi sensor berat (load cell) serta modul IoT berbasis ESP32 yang terhubung dengan platform CocoBase. Sistem ini memungkinkan kelompok tani memantau jumlah produksi dan durasi penggunaan mesin secara real-time.

Hasil uji coba awal menunjukkan perubahan signifikan. Waktu pengayakan yang sebelumnya membutuhkan waktu berjam-jam kini bisa dipangkas menjadi hitungan menit untuk kapasitas yang sama. Selain lebih cepat, kualitas ayakan juga lebih stabil.

Ketua Kelompok Tani Gendis Asri, Rian, menyambut baik hadirnya teknologi tersebut.

“Kalau ada alat seperti ini tentu sangat membantu, apalagi tidak bergantung pada listrik rumah tangga,” ujarnya.

Agar inovasi ini berkelanjutan, tim mahasiswa juga memberikan pelatihan penggunaan dan perawatan mesin kepada anggota kelompok tani.

Dosen pembimbing, Aiza Yudha Pratama, S.T., M.Sc., berharap inovasi tersebut tidak berhenti di satu desa saja.

“Harapannya, apa yang dibangun di Pernasidi bisa menjadi model yang bisa ditiru di desa lain,” katanya.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow