BANDUNG, MyInfo.ID – Program magang nasional MagangHub dinilai tidak sekadar memberikan pengalaman kerja bagi lulusan baru, tetapi juga menjadi peluang nyata untuk direkrut langsung oleh perusahaan tempat mereka menjalani magang.
Hal tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat meninjau pelaksanaan program magang di PT Dirgantara Indonesia (PTDI) di Bandung, Jawa Barat, Kamis (5/3/2026).
Menurut Menaker, peserta magang yang menunjukkan kompetensi dan kinerja baik memiliki peluang besar untuk direkrut oleh perusahaan. Pasalnya, perusahaan sudah dapat menilai kemampuan peserta selama menjalani program magang yang berlangsung hingga enam bulan.
“Karena bagi perusahaan, mencari kandidat itu tidak mudah. Jadi ketika Anda sudah hadir di sini 6 bulan, maka ngapain perusahaan cari yang lain kalau spesifikasinya memenuhi karena merekrut yang baru belum tentu juga dikenal baik, uji coba tau-tau tidak cocok dan itu mahal buat perusahaan,” kata Menaker dalam keterangannya dikutip Sabtu (7/3/2026).
Menaker menjelaskan, program magang memberikan keuntungan bagi kedua pihak, baik peserta maupun perusahaan.
Bagi peserta, program ini memberikan pengalaman kerja nyata di dunia industri, sertifikat, uang saku, serta kesempatan memperluas jaringan profesional yang dapat mendukung karier mereka di masa depan.
Sementara bagi perusahaan, program magang juga memberi manfaat strategis. Selain membantu menemukan kandidat potensial untuk direkrut, biaya uang saku peserta magang juga ditanggung oleh pemerintah.
Dalam kunjungannya ke PT Dirgantara Indonesia, Menaker menilai program magang di perusahaan strategis memberikan pengalaman unik yang tidak mudah didapatkan di tempat lain.
Berdasarkan hasil peninjauan, sebagian peserta magang bahkan telah terlibat langsung dalam proses final assembly pesawat.
“Ini menunjukkan sekali lagi apa yang kita harapkan bagaimana magang ini bisa memberikan pengalaman kepada fresh graduate lulusan perguruan tinggi mendapatkan berbagai macam pengalaman, dan alhamdulillah bisa terwujud,” ucap Menaker.













