PURWOKERTO, MyInfo.ID – Aktivitas perjalanan kereta api di Stasiun Purwokerto melonjak tajam pada Rabu, 1 Januari 2026. Momentum libur pergantian tahun mendorong ribuan masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi utama, dengan total 13.414 penumpang tercatat menggunakan layanan naik dan turun di stasiun tersebut dalam satu hari.
Dari jumlah itu, sebanyak 6.403 penumpang tercatat berangkat dari Stasiun Purwokerto, sementara 7.011 penumpang lainnya tiba. Data ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Banyumas dan sekitarnya pada awal tahun baru.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menilai tingginya angka tersebut menunjukkan tingkat kepercayaan publik yang terus meningkat terhadap layanan kereta api, khususnya pada masa libur panjang.
“Tingginya volume penumpang tersebut menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi pilihan utama selama masa libur pergantian tahun,” ujar As’ad dalam keterangannya, Jumat (2/1/2026).
Tak hanya pada puncak hari libur, arus penumpang selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) juga tercatat signifikan. Secara kumulatif, sejak 18 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, Stasiun Purwokerto melayani 200.740 penumpang, dengan 99.115 penumpang berangkat dan 101.625 penumpang tiba.
Beberapa kota besar masih menjadi tujuan favorit penumpang dari dan menuju Purwokerto, di antaranya Pasarsenen, Yogyakarta, Gambir, Kiaracondong, dan Bekasi. Pola perjalanan ini menegaskan peran strategis Stasiun Purwokerto sebagai simpul transportasi utama di jalur selatan Jawa.
Sementara itu, secara keseluruhan di wilayah operasional KAI Daop 5 Purwokerto, tercatat sebanyak 255.509 penumpang telah menggunakan layanan kereta api selama 15 hari masa Angkutan Nataru, yakni dari 18 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.












