News  

Lifting Migas Bangkit Setelah 9 Tahun, Target APBN 2025 Tercapai di Era Pemerintahan Prabowo

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia daat Konferensi Pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2025 di Jakarta, Kamis (8/1/2026). Foto: Kementerian ESDM

JAKARTA, MyInfo.ID – Sektor energi nasional mencatat tonggak penting sepanjang 2025. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berhasil memenuhi target lifting minyak bumi sebagaimana ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dengan capaian rata-rata 605,3 ribu barel per hari. Angka ini menjadi pencapaian bersejarah karena untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun terakhir, target lifting minyak kembali terpenuhi.

Capaian tersebut mencakup produksi minyak bumi, Natural Gas Liquid (NGL), serta kondensat, termasuk yang berasal dari produksi PT Donggi Senoro LNG. Keberhasilan ini dinilai selaras dengan arah kebijakan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan ketahanan energi nasional.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa realisasi lifting migas tahun ini bahkan sedikit melampaui target yang ditetapkan pemerintah.

“Alhamdulillah, target kita hari ini, itu mencapai 605,3 ribu barel atau sama dengan 100,05 persen. Jadi target lifting kita, Alhamdulillah mencapai target, bahkan melampaui sekalipun ini sedikit,” ujar Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada Konferensi Pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2025 di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Bahlil menjelaskan, keberhasilan tersebut menjadi momentum penting setelah tren penurunan produksi migas yang berlangsung hampir satu dekade. Ia mengingatkan bahwa terakhir kali target lifting APBN tercapai terjadi pada 2016, dengan capaian 829 ribu barel per hari. Setelah periode tersebut, produksi terus menurun hingga menyentuh sekitar 580 ribu barel per hari pada 2024.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow