Kisah Hijrah Mantan Radikalis Menggema dalam Lagu “Tuhan Kita Satu”, IMJ Kampanyekan Toleransi

Kisah Hijrah Mantan Radikalis Menggema dalam Lagu “Tuhan Kita Satu”, IMJ Kampanyekan Toleransi. Foto: ‎Institut Musik Jalanan (IMJ)

LAMPUNG, MyInfo.ID – Rilis lagu “Tuhan Kita Satu” menjadi langkah terbaru Institut Musik Jalanan (IMJ) Jawa Tengah dalam menyuarakan pesan damai, toleransi, dan kebangsaan. Single ini bukan sekadar karya musik, tetapi juga refleksi perjalanan hidup sang pencipta lagu yang pernah terpapar paham radikal dan kini memilih jalan moderasi.

Lagu ciptaan Kurniawan tersebut telah resmi diluncurkan dan dapat didengarkan maupun diunduh melalui tautan https://s.id/tuhankitasatu . Sementara video klipnya tayang di kanal YouTube JEJAK RADIKAL.

Terinspirasi Kisah Nyata Mantan Radikalis

Kurniawan mengatakan lagu single “Tuhan Kita Satu” berdasarkan pengalaman pribadinya yang sempat terpapar kelompok radikal NII sebelum akhirnya menyadari dan meninggalkan paham tersebut. Kisah pertobatan dan refleksi itulah yang kemudian dituangkan dalam lirik bernuansa spiritual dan kemanusiaan.

Proses produksi video klip juga melibatkan sejumlah rumah ibadah serta tokoh lintas agama, sebagai simbol kuat pesan keberagaman yang diusung lagu ini.

Vokal lagu dibawakan oleh Zedi, yang juga menjabat sebagai Ketua IMJ Jawa Tengah, bersama Deka FM yang merupakan anggota IMJ. Seluruh pemain musik, drum, bass, gitar, dan keyboard merupakan personel IMJ Jawa Tengah.

Festival Ramadan dan Roadshow 35 Kabupaten/Kota

IMJ Jawa Tengah tak berhenti pada perilisan lagu. Zedi mengungkapkan, pihaknya tengah menyiapkan Festival Ramadan bertajuk AKSI MUSIK ANAK BANGSA. Dalam ajang tersebut, “Tuhan Kita Satu” akan dijadikan lagu wajib lomba.

“Kita ingin menyampaikan pesan pesan toleransi dan kebangsaan melalui seni musik, kebetulan ada seorang Kurniawan yang merupakan mantan radikalis yang telah insyaf mau menuangkan kisahnya dalam sebuah lagu yang diharapkan mampu menjadi inpirasi untuk masyarakat luas,” kata Zedi dalam keterangannya, Kamis (19/2/2026).

Selain festival, Zedi juga akan mengajak Kurniawan roadshow ke 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah untuk mengampanyekan nilai toleransi dan kebangsaan melalui lagu single Tuhan Kita Satu.

“Kita akan mengampanyekan bahaya radikalisme langsung dari mantan pelaku yang telah insyaf untuk menceritakan pengalamannya agar masyarakat waspada,” ujar Zedi.

Jika respons publik positif, IMJ berencana memperluas tur hingga tingkat nasional.

“Jika lagu ciptaan Kurniawan tersebut bisa diterima masyarakat, rencana IMJ akan melanjutkan tour ke tingkat nasional,” ungkapnya.

Pesan Spiritual: Tuhan Satu, Manusia Bersaudara

Bagi Kurniawan, lagu ini adalah ajakan untuk kembali pada esensi beragama yang menghadirkan kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak pendengar menikmati hidup dengan cinta agar tercipta rasa aman dan damai meski berbeda latar belakang keyakinan.

Ia menekankan bahwa inti ajaran agama adalah menghadirkan sifat Ar-Rahman dan Ar-Rahim dalam kehidupan sosial, dengan saling mengasihi dan menyayangi sesama manusia.

“Lawan dan musuh itu sejatinya tidak ada. Ucapan atau tindakan orang lain sedikit pun tidak dapat menyakiti kita jika kita tidak terjebak dalam pikiran sendiri; kita memiliki kekuatan untuk menetralisir nya,” ungkap Kurniawan.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow