Ia menegaskan, cost optimization bukan sekadar agenda tahunan, melainkan telah menjadi strategi bisnis yang terintegrasi dalam operasional kilang.
“Kami memastikan seluruh program optimasi berjalan sistematis, terukur, dan berdampak langsung terhadap profitabilitas perusahaan. Ini bagian dari komitmen menjaga daya saing sekaligus mendukung ketahanan energi nasional,” tambahnya.
Senada, Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Cilacap, Agustiawan, menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas fungsi, mulai dari operasi, maintenance, engineering hingga fungsi pendukung lainnya.
Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci dalam mendorong efisiensi, inovasi, dan penguatan keandalan operasional. Dengan capaian ini, Kilang Cilacap optimistis mampu mempertahankan tren kinerja positif dan mencatatkan hasil lebih baik sepanjang 2026.












