News  

Kementerian ESDM Tegaskan Lereng Gunung Slamet Steril dari Aktivitas Pertambangan

Kementerian ESDM memastikan tidak ada lagi aktivitas pertambangan di lereng barat daya Gunung Slamet, tepatnya di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Foto: Kementerian ESDM

Menindaklanjuti hal itu, Kementerian ESDM melalui Ditjen Gakkum ESDM melakukan penelusuran mendalam menggunakan citra Google Earth berbasis historical imagery. Data tersebut kemudian dicocokkan dengan arsip dan perizinan yang dimiliki Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE).

“Hasil penelusuran memastikan bahwa pembukaan lahan dilakukan untuk mendukung kegiatan eksplorasi panas bumi, termasuk pembangunan jalan akses rig, kolam penampungan air pemboran, serta tiga sumur eksplorasi,” jelas Jeffri.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur pada masa itu telah mengikuti kaidah keteknikan, antara lain melalui penataan jalan yang teratur, penerapan sistem terasering, serta pemasangan dinding penahan tanah (retaining wall) untuk meminimalkan risiko longsor. Lebar jalan yang dibangun pun dibatasi sekitar 10 meter.

Saat ini, Kementerian ESDM melalui Ditjen EBTKE terus mengawal proses reklamasi dan penutupan sumur eksplorasi yang sudah tidak aktif, sekaligus memastikan pemulihan lingkungan berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Pemantauan dan pengawasan berkelanjutan juga terus dilakukan terhadap aktivitas panas bumi di kawasan tersebut,” ujar Jeffri.

Pemerintah mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Slamet untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa. Kementerian ESDM menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan lingkungan, memberikan informasi yang akurat kepada publik, serta merespons setiap kekhawatiran masyarakat secara cepat, terbuka, dan transparan.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow