News  

Kemendikdasmen Dorong Penguatan Implementasi Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat. Foto: Kemendikdasmen

JAKARTA, MyInfo – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Pendidikan SMP menyelesaikan Rapat Koordinasi Refleksi dan Evaluasi Program Prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pendidikan Tahun 2025. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, menegaskan peran penting seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) dalam memastikan program MBG berjalan optimal di daerah.

“Program ini (harus) menjadi sebuah kultur, sebuah ekosistem, dan sebuah Gerakan Pendidikan Lokal untuk mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Tugas kita di tahun 2026 bukan lagi hanya mengimplementasikan, tetapi menginstitusionalkan Program Makan Bergizi Gratis kita bertransformasi dari sekadar pelaku program menjadi perumus strategi dampak yang berani dan terukur,” ujar Atip dalam keterangan tertulis, Kamis (11/12/2025).

Atip menjelaskan bahwa MBG merupakan bagian penting dari transformasi pendidikan nasional. Keberhasilan program ini, kata dia, bergantung pada pendampingan intensif, advokasi kebijakan, dan internalisasi nilai-nilai gizi oleh UPT di setiap provinsi.

Pertama, Gizi sebagai Kurikulum Karakter. Makan bersama dengan menu seimbang bukan sekadar memenuhi kebutuhan energi, tetapi menjadi sarana pembentukan karakter. Anak-anak belajar kedisiplinan, tanggung jawab, serta nilai gotong royong melalui kegiatan seperti mengantre, menjaga kebersihan, hingga memahami pentingnya pangan sehat. Selain itu, literasi gizi juga dikuatkan agar siswa mengenali makanan bernutrisi dan menjauhi makanan ultra-proses.

Kedua, MBG menempatkan UPT sebagai Pusat Keunggulan Kemitraan (CoE) Sinergi. UPT di 34 provinsi menjadi penghubung strategis antara kebijakan pusat dan kebutuhan daerah.

“Keberhasilan MBG sangat bergantung pada kemampuan Bapak/Ibu membangun Sinergi Horizontal dan Vertikal secara sempurna,” kata Atip.

Secara vertikal, UPT harus menjadi konsultan kebijakan bagi pemerintah daerah. Sedangkan secara horizontal, MBG berkaitan dengan banyak sektor lain, mulai dari kesehatan, pertanian, hingga penguatan ekonomi lokal.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow