Daop 5 Purwokerto memiliki Depo Lokomotif di Purwokerto serta Depo Kereta di Purwokerto dan Kutoarjo. Untuk perawatan besar 24 bulanan (P24), armada dikirim ke Balai Yasa guna memastikan komponen vital tetap optimal dan memenuhi standar keselamatan operasional.
Tak hanya perawatan internal, KAI Daop 5 Purwokerto juga menjalani ramp check bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang pada 9–13 Februari 2026.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi administratif maupun teknis. Pada aspek administratif, tim mengecek identitas sarana, kelengkapan dokumen pemeriksaan terakhir, serta tanda lulus uji.
Sementara itu, pemeriksaan teknis mencakup sistem pengereman, pencahayaan, perangkat komunikasi, pendingin ruangan dan sirkulasi udara, hingga perlengkapan keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR) dan jendela darurat. Kondisi roda, rangka bawah kereta, serta fasilitas pelayanan penumpang di dalam rangkaian juga tak luput dari pengecekan.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen KAI dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api, terutama saat musim mudik yang identik dengan lonjakan mobilitas.
“Berbagai persiapan akan terus dilakukan KAI Daop 5 Purwokerto demi terwujudnya angkutan Lebaran yang selamat, aman, dan nyaman, sehingga masyarakat dapat menikmati mudik yang ceria dan penuh cerita bermakna,” tutup As’ad.
Dengan kesiapan 210 unit sarana serta pengawasan berlapis dari sisi teknis dan administratif, KAI Daop 5 Purwokerto menargetkan Angkutan Lebaran 2026 berjalan lancar, sekaligus menghadirkan pengalaman mudik yang lebih aman dan menyenangkan bagi masyarakat.












