Dari sisi tujuan perjalanan, rute favorit penumpang dari wilayah Daop 5 Purwokerto masih didominasi kota-kota besar dan pusat aktivitas ekonomi. Tujuan dengan volume tertinggi meliputi Pasarsenen, Yogyakarta, Kiaracondong, Bekasi, dan Gambir.
Sementara itu, sejumlah layanan kereta api menjadi primadona pelanggan sepanjang 2025. Di antaranya KA (194) Kamandaka relasi Cilacap–Semarang Tawang, KA (291) Kutojaya Selatan relasi Kutoarjo–Kiaracondong, KA (287) Serayu relasi Purwokerto–Pasarsenen, serta KA (111) Sawunggalih relasi Kutoarjo–Pasarsenen.
As’ad menegaskan, ketepatan waktu perjalanan atau On Time Performance (OTP) menjadi faktor krusial yang memengaruhi pilihan masyarakat menggunakan kereta api. Sepanjang 2025, kinerja OTP di Daop 5 Purwokerto tercatat sangat tinggi.
OTP keberangkatan kereta api penumpang mencapai rata-rata 99,58 persen, sementara OTP kedatangan berada di angka 99,19 persen. Capaian ini menempatkan Daop 5 sebagai salah satu wilayah dengan tingkat keandalan layanan terbaik.
Ketepatan waktu tersebut, lanjut As’ad, didukung oleh peningkatan kompetensi sumber daya manusia serta pemeliharaan sarana dan prasarana secara berkelanjutan agar layanan tetap konsisten.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan atas kepercayaannya. Capaian di tahun 2025 menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” tutupnya.













