CILACAP, MyInfo.ID – Menyambut lonjakan mobilitas masyarakat saat Idulfitri 1447 Hijriah, Pertamina Patra Niaga bersama manajemen Kilang Cilacap memperkuat koordinasi guna menjamin ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Langkah ini dilakukan melalui pertemuan antara Kilang Cilacap dan Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Tengah (RJBT) di Semarang pada Kamis (25/2) lalu, sebagai bagian dari kesiapan menghadapi masa Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas Rafi).
Momentum Lebaran identik dengan peningkatan konsumsi energi, terutama di jalur strategis arus mudik dan arus balik. Jawa Tengah dan DIY menjadi wilayah krusial karena dilintasi jutaan kendaraan setiap tahunnya.
Dalam koordinasi tersebut, manajemen membahas proyeksi kenaikan permintaan BBM dan LPG, kesiapan infrastruktur distribusi, hingga skenario mitigasi jika terjadi lonjakan konsumsi di titik-titik rawan.
Kilang memastikan operasional produksi tetap stabil agar suplai ke terminal BBM yang dikelola RJBT berjalan tanpa hambatan.
General Manager Kilang Cilacap, Wahyu Sulistyo Wibowo, menegaskan bahwa Lebaran bukan sekadar momen peningkatan kebutuhan energi, tetapi juga soal menjaga kepercayaan publik terhadap pasokan nasional.
“Sebagai objek vital nasional, kami berkomitmen menjaga keandalan operasi agar produksi tetap optimal. Sinergi dengan RJBT menjadi kunci agar energi yang dihasilkan dapat tersalurkan tepat waktu dan tepat jumlah, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat signifikan,” ujar Wahyu dalam keterangan tertulisnya dikutip, Selasa (3/3/2025).













