Fifi menegaskan bahwa bioskop hanya salah satu medium dari banyak saluran komunikasi publik yang digunakan pemerintah, seperti televisi, radio, media sosial, hingga papan reklame. Esensinya tetap sama, yaitu menyampaikan pesan pembangunan, kebijakan, serta ajakan positif bagi masyarakat luas.
“Konteksnya adalah bagaimana negara hadir dengan informasi yang benar dan terukur. Jadi, ini bagian dari komunikasi publik pemerintah kepada masyarakat,” tegas Fifi.
Kemkomdigi berharap masyarakat dapat melihat penayangan video Presiden di bioskop sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan informasi yang benar, resmi, dan mudah dipahami.
Langkah ini juga diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap agenda pembangunan nasional sekaligus menjaga keseimbangan informasi di tengah derasnya arus komunikasi digital.













