KA Kamandaka (194) relasi Purwokerto–Semarang Tawang (ekonomi)
KA Kertanegara (168B) relasi Purwokerto–Malang (ekonomi)
KA Kutojaya Utara (7027A) relasi Kutoarjo–Pasarsenen (ekonomi)
KA Kutojaya Selatan Tambahan (7029A) relasi Kutoarjo–Kiaracondong (ekonomi)
KA Logawa (248B) relasi Purwokerto–Surabaya Gubeng–Ketapang (ekonomi)
KA Malioboro Ekspres (170B) relasi Purwokerto–Malang (ekonomi)
KA Sancaka Utara (236F) relasi Cilacap–Surabaya Pasarturi (ekonomi)
KA Sawunggalih (111B) relasi Kutoarjo–Pasarsenen (ekonomi)
KA Sawunggalih (113B) relasi Kutoarjo–Pasarsenen (ekonomi)
KA Sawunggalih (115B) relasi Kutoarjo–Pasarsenen (ekonomi)
KA Wijaya Kusuma (158) relasi Cilacap–Ketapang (ekonomi)
As’ad menegaskan, tarif diskon tidak berlaku untuk tarif khusus dan tidak dapat digabungkan dengan reduksi atau potongan harga lainnya.
“Tarif diskon ini tidak berlaku pada tarif khusus dan tidak dapat digabung dengan reduksi atau diskon lainnya, serta berlaku selama alokasi tiket tarif diskon masih tersedia,” jelasnya.
Selain program diskon, KAI Daop 5 juga menyiapkan dua kereta api tambahan guna memperluas kapasitas angkut penumpang selama periode Lebaran, yakni KA Kutojaya Utara relasi Kutoarjo–Pasarsenen dan KA Kutojaya Selatan Tambahan relasi Kutoarjo–Kiaracondong.
“Tiket kereta api tambahan mulai dapat dipesan melalui platform penjualan resmi seperti aplikasi Access by KAI mulai 11 Februari 2026,” tambah As’ad.
Ia mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal agar perjalanan mudik berjalan lancar, aman, dan nyaman, sekaligus mendukung kelancaran pengelolaan Angkutan Idul Fitri tahun ini.












