Selain itu, penguatan jaringan juga dilakukan di pusat perbelanjaan, tempat ibadah, kawasan permukiman, serta pusat aktivitas masyarakat di sejumlah kota seperti Semarang, Purwokerto, Solo, Yogyakarta, Tegal, dan wilayah sekitarnya. Upaya ini ditempuh melalui peningkatan kapasitas hampir 1.000 BTS, penambahan site strategis, serta pengujian kualitas jaringan secara berkala.
Seluruh pengelolaan dan pemantauan jaringan dilakukan secara terpusat melalui Digital Intelligence Operation Center (DIOC), pusat operasi berbasis AI yang memungkinkan penyesuaian kapasitas jaringan secara real-time sesuai kebutuhan di berbagai wilayah. Indosat juga memanfaatkan teknologi Digital Twin dan AI Agent untuk simulasi jaringan, diagnosis gangguan, serta otomatisasi operasional guna menjaga kualitas layanan di tengah dinamika lonjakan trafik akhir tahun.
EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro, mengatakan periode Natal dan Tahun Baru menjadi momen penting bagi masyarakat untuk tetap terhubung, baik dalam berkomunikasi maupun mengakses layanan digital.
“Melalui semangat Indosat ANDAL, kami memastikan jaringan tetap kuat dan stabil di tengah lonjakan trafik. Dengan dukungan teknologi berbasis AI dan kesiapan tim di lapangan, kami berkomitmen menghadirkan konektivitas yang andal di setiap langkah pelanggan,” ujarnya.
Dalam menghadirkan kualitas jaringan Indosat mendapat pengakuan di tingkat nasional. Berdasarkan laporan terbaru Opensignal, Indosat meraih sejumlah penghargaan kinerja jaringan, antara lain pada kategori pengalaman bermain gim, cakupan waktu di jaringan, serta konsistensi pengalaman keandalan. Capaian ini menegaskan daya saing jaringan Indosat dalam memenuhi kebutuhan digital pelanggan, termasuk di wilayah Jawa Tengah dan DIY.












