Dalam tausiyahnya, Ketua MUI Kabupaten Banyumas KH Taefur Arofat menekankan pentingnya nilai kesabaran dan pengendalian diri yang diajarkan melalui ibadah puasa. Menurutnya, puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari sikap iri dan dengki yang berpotensi memicu konflik sosial.
Sementara itu, Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi menyampaikan bahwa kegiatan doa dan buka puasa bersama ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang harmonis antara Polri dan para tokoh masyarakat.
“Kami berharap sinergi antara kepolisian, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan terus terjalin guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan damai di Kabupaten Banyumas,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh keakraban. Kebersamaan tersebut diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi serta memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.












