MyInfo.ID – Harga emas perhiasan masih bertahan pada perdagangan Senin, 12 Januari 2026. Di saat yang sama, harga emas global justru mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, memperkuat posisi emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik dunia.
Pergerakan harga emas perhiasan tidak lepas dari kombinasi sejumlah faktor penting. Permintaan dari industri perhiasan internasional, perubahan nilai tukar mata uang, hingga arah kebijakan bank sentral global dalam mengelola cadangan emas menjadi penentu utama fluktuasi harga di pasar.
Harga Emas Dunia Cetak Rekor Tertinggi
Di pasar global, harga emas spot tercatat melonjak sekitar 1,95 persen ke level US$4.597,7 per troy ounce pada Senin (12/1/2026) pagi. Kenaikan ini menandai rekor tertinggi sepanjang sejarah (all-time high).
Lonjakan harga emas tersebut didorong oleh ekspektasi berlanjutnya pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve. Data ketenagakerjaan AS yang melemah menjadi pemicu utama, di mana non-farm payrolls Desember 2025 hanya mencatat penambahan 50 ribu tenaga kerja, lebih rendah dari ekspektasi pasar di kisaran 60 ribu.
Selain faktor ekonomi, ketegangan geopolitik global juga turut mengerek minat investor terhadap emas. Eskalasi demonstrasi di Iran, misalnya, kembali menegaskan peran emas sebagai aset safe haven yang dicari saat risiko global meningkat.
Dengan kondisi pasar yang terus bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor emas perhiasan disarankan untuk mencermati perkembangan harga secara berkala sebelum mengambil keputusan transaksi.
Harga Emas Antam Hari Ini Masih Bertahan
Di dalam negeri, harga emas Antam hari ini tercatat relatif stabil. Berdasarkan data dari laman resmi Galeri 24 Pegadaian, harga jual maupun harga buyback emas batangan Antam belum mengalami perubahan dibandingkan posisi Minggu (11/1/2026).
Untuk emas batangan ukuran terkecil 0,5 gram, harga emas Antam dipatok Rp 1.487.000. Sementara harga buyback bertahan di level Rp 1.228.000.
Emas Antam ukuran 1 gram dipasarkan seharga Rp 2.863.000 dengan harga buyback Rp 2.456.000. Kondisi stagnan juga terjadi pada emas Antam ukuran 2 gram yang dijual Rp 5.659.000 dengan harga buyback Rp 4.913.000.













