News  

Gus Ulil Soroti Pelaporan Komika Pandji: Kita Butuh Banyak Ketawa di Negeri Ini

Stand-up comedy Mens Rea, Pandji Pragiwaksono. Foto: Tangkaoan layar Youtube

Rizki menilai pernyataan Pandji yang menyebut konsesi tersebut sebagai bentuk “imbalan” politik telah merugikan citra NU.

“Menurut kami, beliau merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media serta memecah belah bangsa,” ujar Rizki dalam siaran Kompas TV, Kamis (8/1/2026).

Ia juga mengaku secara personal merasa dirugikan sebagai aktivis muda NU.

“Saya sebagai aktivis muda Nahdlatul Ulama merasa dirugikan atas statemen beliau yang menyampaikan bahwa NU terlibat dalam politik praktis dan kemudian mendapatkan imbalan berupa tambang,” katanya.

Rizki menegaskan bahwa NU memiliki kontribusi historis besar bagi Indonesia, jauh sebelum kemerdekaan, melalui pendidikan pesantren, masjid, dan perlawanan terhadap penjajahan.

“NU berkontribusi besar bagi bangsa ini. Lalu kemudian didiskreditkan dengan tudingan mengikuti politik praktis dan mendapatkan tambang,” pungkasnya.

Dalam salah satu segmen stand-up comedy Mens Rea, Pandji Pragiwaksono menyinggung konsep politik balas budi yang ia kaitkan dengan pemberian konsesi tambang kepada organisasi keagamaan. Dalam materinya, Pandji menyebut NU dan Muhammadiyah sebagai penerima konsesi tersebut.

“Ada yang ngerti politik balas budi? Gue kasih lu sesuatu, tapi lu kasih gue sesuatu lagi. Emang lu kenapa NU sama Muhammadiyah bisa ngurus tambang? Kenapa kira-kira? Karena diminta suaranya, gue kasih sesuatu yang lu suka, happy lah. Ormas agama ngurus tambang, happy lah,” seloroh Pandji.

Ia melanjutkan dengan gaya satir khas stand-up comedy:

“Dan sebenarnya nggak cuman ormas Islam saja, semua ormas agama ditawarin, tapi agama lain nolak. Ormas Islam, alhamdulillah rezeki anak sholeh, masa ditolak, hah, ini pasti karena aku rajin shalat, rezeki anak sholeh nih. Diambil guys. Gue denger-denger HKBP nolak. HKBP bilang, mohon maaf ini ngurus lapor ribet banget apalagi ngurus tambang, capek gue.”

Pandji diketahui sejak 2022 menetap di New York, Amerika Serikat, namun tetap aktif menyuarakan kritik sosial dan politik melalui karya stand-up comedy-nya.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow