News  

Gus Ulil Soroti Pelaporan Komika Pandji: Kita Butuh Banyak Ketawa di Negeri Ini

Stand-up comedy Mens Rea, Pandji Pragiwaksono. Foto: Tangkaoan layar Youtube

JAKARTA, MyInfo.ID – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ulil Abshar Abdalla atau Gus Ulil angkat bicara terkait polemik pelaporan komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya. Pelaporan tersebut dilakukan oleh kelompok yang mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (AMNU), menyusul materi stand-up comedy Pandji yang menyinggung konsesi tambang untuk organisasi keagamaan.

Gus Ulil menilai ruang humor memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan demokrasi. Ia menyayangkan jika seorang komedian yang tugas utamanya menghibur publik justru harus menghadapi proses hukum karena materi lawakan.

“Kita butuh banyak ketawa di negeri ini. Kasihan kalau komedian yang bikin banyak orang tertawa harus dilaporkan ke aparat hukum. Humor adalah koentji,” kata Gus Ulil, dikutip dari NU Online, Sabtu (10/1/2026).

Selain menyoroti pentingnya kebebasan berekspresi, Gus Ulil juga menegaskan bahwa kelompok yang mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama tidak memiliki hubungan struktural maupun organisatoris dengan PBNU.

“Kalau representasi PBNU jelas tidak,” tegas Gus Ulil.

Ia menambahkan, hingga kini tidak ada lembaga resmi, badan otonom, maupun perkumpulan dalam struktur Nahdlatul Ulama yang bernama Angkatan Muda NU. Menurutnya, fenomena penggunaan nama NU oleh berbagai kelompok sudah lama terjadi, seiring karakter NU sebagai organisasi besar yang terbuka.

“Tetapi sejak dulu kan banyak orang bikin ini itu atas nama NU. Karena NU itu sifatnya terbuka, ya memang siapa saja bisa bikin lembaga atas nama NU,” jelasnya.

Gus Ulil juga menilai banyak gerakan yang muncul dengan membawa nama NU bersifat spontan dan temporer, bahkan tidak berumur panjang.

“Ada yang mau demo untuk isu tertentu, bikin gerakan atas nama NU. Umurnya mungkin hanya beberapa jam saja, karena setelah jamnya lewat, gerakan itu ya ndak ada lagi. Itulah uniknya NU,” sambungnya.

Sebelumnya, Rizki Abdul Rahman Wahid yang mengaku sebagai Presidium Angkatan Muda NU menyatakan telah melaporkan Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya pada Rabu (7/1/2026). Laporan tersebut berkaitan dengan materi stand-up comedy Pandji dalam pertunjukan Mens Rea yang menyinggung konsesi tambang yang diberikan pemerintah kepada NU.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow