Selain itu, ia juga menyoroti penampilan timnya pada awal pertandingan sebelumnya. Menurutnya, para pemain sempat kehilangan kontrol permainan akibat terlalu bernafsu menyerang.
“Di awal laga, kami terlalu terburu-buru dan tidak menjalankan pola permainan dengan baik,” katanya.
Ia menegaskan, kesalahan serupa bisa berakibat fatal jika terulang saat melawan Bulgaria, yang dinilai memiliki kemampuan memanfaatkan celah sekecil apa pun.
“Lawan seperti Bulgaria bisa menghukum kesalahan dalam waktu singkat,” tegasnya.
Karena itu, Herdman meminta para pemain menjaga disiplin dan tetap berpegang pada rencana permainan sejak awal laga. Konsistensi dinilai menjadi kunci dalam menentukan hasil akhir.
“Kami harus langsung padu sejak peluit pertama. Tidak ada waktu untuk beradaptasi terlalu lama di lapangan,” ujarnya.
Herdman pun menutup dengan penekanan pada aspek mental. Ia berharap tim tampil lebih siap sejak awal agar tidak kehilangan momentum dalam pertandingan krusial tersebut.













