Diketahui, korban dilaporkan hilang pada Kamis (2/10/2025) sekitar pukul 13.30 WIB. Sebelum kejadian, Ariful memarkir sepeda motor Honda Vario berwarna biru navy di tepi Pantai Ambalresmi, kemudian berenang seorang diri ke laut. Tak lama kemudian, saksi melihat korban terseret ombak dan menghilang.
Tim gabungan dari Polsek Ambal, Satpolairud Polres Kebumen, Basarnas Cilacap, BPBD, serta relawan melakukan pencarian selama dua hari. Namun, korban baru ditemukan pada Sabtu sore, sekitar dua kilometer dari lokasi awal hilangnya.
Keluarga korban melalui kakaknya, Sono, menyatakan menerima kejadian tersebut dengan lapang dada. “Keluarga telah membuat pernyataan resmi dan akan segera memakamkan korban di kampung halaman,” tutur Kompol Faris.
Polres Kebumen mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di wilayah pantai selatan yang dikenal memiliki ombak besar dan arus kuat.
“Pantai selatan Jawa memiliki karakteristik ombak berbahaya. Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak berenang tanpa pengawasan petugas dan selalu memperhatikan keselamatan,” tegas Kompol Faris.












