News  

DPRD Fasilitasi Dialog, Pedagang Jalan Vihara Minta Relokasi Setelah Lebaran

Paguyuban Pedagang Pagi Pasar Wage Purwokerto (P4WP), terutama pedagang yang beraktivitas di Jalan Vihara, meminta Pemkab Banyumas menunda rencana relokasi hingga setelah Idul Fitri. Foto: Istimewa

“Pada prinsipnya para pedagang sudah sepakat untuk pindah ke dalam pasar. Yang belum disepakati adalah waktu pemindahan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, selama ini pedagang di Jalan Vihara tidak dikenai retribusi resmi dan pengelolaannya dilakukan secara internal oleh paguyuban. Hasil pendataan mencatat 244 pedagang berjualan di lokasi tersebut, sementara kapasitas Pasar Wage mencapai lebih dari 1.200 los.

Selain penataan, Pemkab Banyumas juga menyiapkan rencana revitalisasi Pasar Wage agar menghadap ke Jalan Soedirman, sebagai bagian dari pembenahan kawasan dan penguatan fungsi pasar tradisional.

Sementara itu, Ketua DPRD Banyumas, Agus Priyanggodo, menegaskan lembaganya berperan memfasilitasi dialog agar kebijakan berjalan secara humanis dan tidak menimbulkan gesekan. Menurutnya, mayoritas pedagang memahami urgensi penataan, namun memerlukan kejelasan mengenai ketersediaan los, biaya sewa, serta jaminan tingkat kunjungan pembeli.

“Pemerintah menerima pedagang Jalan Vihara untuk masuk ke Pasar Wage. Mereka akan diperlakukan sama dengan pedagang lain, tanpa perlakuan istimewa,” kata Agus.

Ia menambahkan, teknis relokasi akan dituangkan dalam surat keputusan bupati dan dibahas lebih lanjut oleh dinas terkait. Pemerintah juga akan melibatkan unsur kepolisian dan TNI untuk memastikan proses berjalan aman dan kondusif.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow