“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen RSUD Banyumas dalam mendukung ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus wujud kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, momentum HUT ke-25 ARSADA menjadi pengingat penting bagi seluruh rumah sakit daerah untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan memperkuat standar keselamatan pasien.
“Peringatan ini merupakan momentum penting bagi seluruh rumah sakit daerah di Indonesia untuk terus meningkatkan kinerja serta mengembangkan pelayanan kesehatan yang bermutu, terstandar, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” tambahnya.
Di wilayah Banyumas, kegiatan donor darah dilaksanakan di Aula Komite Medis RSUD Banyumas. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, tenaga kesehatan internal dan eksternal, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Sebanyak 94 pendonor tercatat berpartisipasi secara sukarela dalam kegiatan ini. Panitia menyebutkan, seluruh peserta mengikuti prosedur donor darah sesuai standar keamanan medis yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, RSUD Banyumas berharap dapat membantu meningkatkan ketersediaan stok darah di wilayah Kabupaten Banyumas, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di kalangan masyarakat dan tenaga kesehatan.












