Doa Sahur dan Buka Puasa: Bacaan Niat, Latin, Arti, serta Tips Mudah Mengajarkannya pada Anak

Ilustrasi Muslim Buka Puasa. Foto: Freepik

Doa Buka Puasa Versi Lain

Selain doa di atas, ada juga riwayat doa buka puasa yang lebih singkat namun tidak kalah populer:

Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaAllah

Artinya: “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah, serta pahala telah tetap, insyaAllah.”

Kedua doa ini sama-sama baik dan bisa diamalkan. Yang terpenting adalah kekhusyukan kita saat berdoa.

Tips Mengajarkan Doa Sahur dan Buka Puasa pada Anak

Mengajarkan doa sahur dan buka puasa pada anak, apalagi yang masih balita, memang butuh kesabaran ekstra. Anak-anak cenderung mudah bosan dan butuh pendekatan yang menyenangkan. Berikut beberapa tips yang bisa dicoba:

1. Berikan Contoh Langsung Setiap Hari

Anak adalah peniru ulung. Mereka lebih mudah menyerap apa yang mereka lihat daripada apa yang mereka dengar. Jadi, cara paling ampuh adalah dengan memberi contoh langsung. Saat sahur, ajak anak duduk bersama dan bacakan doa sahur dengan suara pelan tapi jelas. Lakukan hal yang sama saat buka puasa. Tanpa disadari, anak akan menirukan bacaan tersebut.

2. Gunakan Media yang Disukai Anak

Di era digital seperti sekarang, kita bisa memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu belajar. Cari video kartun animasi Islami yang menarik di platform seperti YouTube. Banyak konten kreatif yang menyajikan lagu dan animasi doa sahur serta doa buka puasa dengan gambar yang lucu dan warna-warni. Anak-anak biasanya lebih antusias belajar sambil menonton kartun kesukaan mereka.

3. Ulangi dengan Cara yang Menyenangkan

Jangan langsung memaksa anak untuk hafal dalam sehari. Ulangi bacaan doa secara perlahan setiap kali waktu sahur dan berbuka tiba. Ajak anak bermain tebak-tebakan atau kuis kecil tentang doa yang baru saja dilafalkan. Beri pujian atau hadiah kecil jika mereka berhasil mengingat satu kata atau satu baris doa.

4. Berikan Semangat, Bukan Tekanan

Anak-anak mudah frustrasi jika merasa gagal. Jika si kecil salah atau lupa dalam melafalkan doa puasa, jangan langsung dimarahi. Berikan semangat dan koreksi dengan lembut. Katakan bahwa Allah senang melihat usaha mereka untuk belajar. Dukungan penuh dari orang tua akan membuat anak merasa aman dan termotivasi untuk terus mencoba.

Keutamaan Membaca Doa di Bulan Ramadan

Bulan ramadhan adalah bulan di mana doa-doa mustajab. Membaca doa sahur dan buka puasa bukan hanya tentang melengkapi syarat ibadah, tapi juga momen terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah. Di waktu sahur, ada sepertiga malam terakhir yang penuh berkah. Sementara saat berbuka, doa orang yang berpuasa tidak akan ditolak.

Mengajarkan kebiasaan baik ini kepada anak sejak dini akan menanamkan nilai-nilai spiritual yang kuat. Mereka akan tumbuh dengan pemahaman bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar, tapi juga melatih kesabaran dan memperbanyak syukur.

Jadi, mari kita sambut ramadan tahun ini dengan persiapan yang matang. Pelajari kembali bacaan niat dan doa buka puasa, lalu ajarkan kepada buah hati dengan penuh cinta dan kesabaran. Selamat menjalankan ibadah puasa, semoga semua amal ibadah kita diterima Allah SWT.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow