Ia juga menegaskan komitmen melanjutkan fondasi organisasi yang telah dibangun kepengurusan sebelumnya.
“Kami akan meneruskan program dari Pak Bambang Setiawan yang telah meletakkan landasan organisasi yang kuat dan pembinaan yang terarah. Terbukti dengan prestasi yang diraih yaitu 2 medali emas pada Pekan Olah Raga (PON) 2024. Ini menjadi motivasi kami untuk terus meningkatkan, seperti yang disampaikan Sekretaris Provinsi pada PON mendatang kita ditarget 3 medali emas,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum Perbakin Jawa Tengah, Mugiyo Hartono, menegaskan bahwa Banyumas memiliki peran strategis dalam peta pembinaan atlet menembak di Jawa Tengah.
“Mengapa Banyumas ditunjuk menjadi salah satu sentra? Karena memang sudah terbukti pembinaan atlet menembak Jawa Tengah itu tersupport dari Banyumas. Jadi distribusi atlet-atlet dari Banyumas luar biasa. Terbukti di PON kemarin, Banyumas menyumbang 2 emas 3 perak dari 2 atlet. Banyumas Athari Zahraa dan Alif Satria Bahari,” jelasnya.
Menurut Mugiyo, kontribusi Banyumas menjadi bukti kuat bahwa pembinaan yang berkelanjutan mampu melahirkan prestasi nasional. Karena itu, ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan program-program positif yang telah berjalan.
“Sehingga harapannya ke depan Banyumas bisa lebih banyak berkontribusi untuk atlet-atlet Jawa Tengah. Oleh sebab itu, Bapak Ketua Umum Pengprov Perbakin Jawa Tengah, Pak Sinyo Haryanto, mengharapkan karena target Jawa Tengah di PON ke depan adalah 8 medal emas, setidaknya Banyumas berkontribusi 3 medali emas. Itu titipan dari Bapak Sinyo Haryanto,” pungkas Mugiyo.
Dengan kepengurusan baru dan target prestasi yang jelas, Perbakin Banyumas diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai lumbung atlet menembak Jawa Tengah sekaligus mengharumkan nama daerah di kancah nasional.












