Di wilayah operasional Daop 5 Purwokerto, terdapat 188 perlintasan sebidang yang menjadi bagian penting dari pengamanan jalur.
Dari jumlah tersebut, 151 perlintasan dijaga petugas, sedangkan 37 perlintasan lainnya tidak dijaga.
Karena itu, KAI juga meningkatkan pengawasan di titik-titik tersebut guna meminimalkan risiko kecelakaan selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Untuk menjamin keamanan penumpang, KAI Daop 5 Purwokerto juga menyiapkan 360 personel keamanan yang terdiri dari Polsuska, petugas security, serta unsur TNI dan Polri.
Personel tersebut akan ditempatkan di berbagai lokasi strategis, mulai dari stasiun, di dalam rangkaian kereta api, hingga patroli di jalur rel dan area penting seperti depo lokomotif serta depo kereta.
“Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam memastikan seluruh jajaran siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang akan menggunakan kereta api selama masa angkutan Lebaran,” ujar Arie.
Selama periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung 13–30 Maret 2026, KAI Daop 5 Purwokerto menyiapkan 258.192 tempat duduk atau sekitar 11.736 kursi per hari.
Dari sisi operasional, KAI menjalankan 19 perjalanan kereta api reguler serta 2 perjalanan tambahan, yakni KA Kutojaya Selatan Tambahan dan KA Kutojaya Utara.
Hingga Jumat (13/3) pagi, penjualan tiket untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 tercatat telah mencapai 188.545 tiket, atau sekitar 73 persen dari total kapasitas.
KAI Daop 5 Purwokerto mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan mudik karena tiket masih tersedia.
Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan program diskon tarif 30 persen yang merupakan stimulus pemerintah untuk sejumlah perjalanan kereta api pada periode 14–29 Maret 2026.
“KAI berkomitmen untuk menjaga kelancaran Angkutan Lebaran 2026 serta memastikan setiap perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat,” tutup Arie.













