PURWOKERTO, MyInfo.ID – Guna mendukung percepatan digitalisasi birokrasi, Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara resmi telah meluncurkan platform terpadu ASN Digital. Platform asn digital bkn ini menjadi pintu utama bagi seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK, untuk mengakses berbagai layanan kepegawaian penting mulai dari pemutakhiran data, pengajuan cuti, hingga mutasi jabatan.
Untuk keamanan yang lebih tinggi, kini login ke platform ASN Digital wajib menggunakan verifikasi dua langkah atau Multi-Factor Authentication (MFA).
Apa Itu Platform ASN Digital BKN dan Mengapa MFA Wajib?
Merujuk informasi dari akun Instagram resmi BKN, @bkngoidofficial Senin (15/12/2025), platform ASN Digital merupakan wujud nyata digitalisasi layanan kepegawaian oleh BKN. Platform ini mengintegrasikan berbagai sistem sebelumnya, seperti SIASN dan MyASN, ke dalam satu pintu akses tunggal (Single Sign-On/SSO). Hal ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi, kemudahan, dan kecepatan pelayanan bagi jutaan ASN di Indonesia.
Penerapan Multi-Factor Authentication (MFA) adalah langkah krusial untuk memperkuat keamanan siber. Dengan MFA, akses ke akun tidak hanya dilindungi oleh password, tetapi juga membutuhkan kode sekali pakai (OTP) yang dihasilkan dari aplikasi khusus seperti Google Authenticator. Ini sangat penting untuk melindungi data pribadi dan sensitif ASN dari ancaman peretasan dan penyalahgunaan akun.
Langkah-Langkah Aktivasi MFA di Akun ASN Digital
Sebelum bisa login dengan sistem baru, setiap ASN harus terlebih dahulu mengaktifkan fitur MFA pada akunnya. Berikut adalah panduan langkah demi langkah:













