Ia menjelaskan, proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena sejumlah korban ditemukan dalam kondisi terjepit di dalam badan bus. Selain itu, akses menuju korban dipenuhi pecahan kaca, sehingga petugas harus masuk ke dalam kendaraan yang terguling dan bekerja dengan tingkat kehati-hatian tinggi.
“Seluruh proses evakuasi selesai sekitar pukul 04.00 WIB. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan, namun dugaan sementara bus kehilangan kendali saat melaju kencang dari arah Jakarta menuju Yogyakarta,” jelasnya.
Usai dievakuasi, seluruh korban langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis, di antaranya RSUP dr. Kariadi, RS Columbia Asia, serta RSUD dr. Adhyatma, MPH atau RS Tugu Semarang.
Budiono menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam proses penanganan kecelakaan. Ia juga mengimbau para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.
“Kami mengingatkan pengemudi untuk tidak memaksakan diri ketika lelah, beristirahat jika diperlukan, serta selalu menjaga jarak aman demi keselamatan bersama,” pungkasnya.













