“Semakin besar dana yang terkumpul, semakin luas pula manfaat yang bisa dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana. “PMI akan dipercaya jika dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Semakin tinggi tingkat akuntabilitas, semakin besar dukungan masyarakat yang kita peroleh,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I PMI Banyumas, Dibyo Yuwono, menyampaikan laporan persiapan pencanangan Bulan Dana PMI 2025. Ia menyebutkan, tahun ini terdapat 244 Unit Pengumpul Dana dengan target perolehan Rp2,5 miliar.
Adapun sasaran donasi meliputi pegawai instansi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, baik PNS maupun non-PNS, tenaga P3K, honorer, pegawai harian lepas, hingga pegawai swasta. Selain itu, kontribusi juga diharapkan dari RT, pengusaha, pelajar, mahasiswa, serta masyarakat Banyumas secara umum.












