“Saya selaku Bupati Purbalingga harus mengayomi dan juga harus adil kepada seluruh umat beragama dari berbagai agama yang ada. Insya Allah seluruh umat beragama, baik Muslim, Katolik, Kristiani, Hindu, Buddha, Konghucu, dan sebagainya, akan kami ayomi sebaik-baiknya,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fahmi juga mengajak masyarakat untuk turut hadir dalam perayaan Natal bersama yang akan digelar di Pendopo Dipokusumo pada 26 Desember mendatang, sebagai wujud kebersamaan lintas iman di Kabupaten Purbalingga.
Kehadiran pemerintah daerah disambut positif oleh pihak gereja. Pendeta Kartomius dari Gereja Bethel Indonesia (GBI) Kandang Gampang, Purbalingga, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Safari Natal yang dinilai memperkuat rasa aman dan kebersamaan.
“Atas nama seluruh staf pengembalaan dan jemaat Tuhan yang ada di tempat kami, kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati atas kunjungannya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa gereja siap bersinergi dan mendukung program-program pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan kegiatan keagamaan dan penguatan harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Safari Natal yang dilaksanakan Pemkab Purbalingga ini menjadi simbol nyata komitmen pemerintah daerah dalam merawat toleransi, memperkuat persaudaraan lintas iman, serta memastikan perayaan hari besar keagamaan berlangsung aman, nyaman, dan penuh kedamaian.












