Bulan Rajab Segera Tiba, Ini Kemuliaan dan Larangan Berbuat Zalim di Dalamnya

Masjid tempat ibadah umat muslim. Foto: Ilustrasi/pixabay

Penjelasan ini menegaskan bahwa larangan berbuat zalim memang berlaku sepanjang waktu, namun larangan tersebut ditekankan secara khusus pada bulan-bulan haram karena kemuliaannya.

Kedudukan Rajab sebagai bulan haram juga ditegaskan dalam hadis Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Abu Bakrah:

الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

”Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadal (akhir) dan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679).

Empat bulan haram tersebut adalah:

  1. Dzulqo’dah
  2. Dzulhijjah
  3. Muharram 
  4. Rajab

Dengan kedudukan ini, Rajab menjadi salah satu bulan yang memiliki nilai spiritual tinggi dalam Islam.

Keistimewaan bulan haram tidak hanya terletak pada anjuran memperbanyak ibadah, tetapi juga pada konsekuensi moral yang menyertainya. Imam Al-Qurtubi menjelaskan bahwa amal kebaikan maupun keburukan di bulan-bulan ini memiliki nilai yang lebih besar.

فيضاعف فيه العقاب بالعمل السيئ كما يضاعف الثواب بالعمل الصالح

Perbuatan dosa di bulan haram hukumannya dilipat gandakan, sebagaimana pahala amal sholih dilipat gandakan. (Tafsir Al-Qurtubi 8/68)

Namun demikian, para ulama juga mengingatkan agar umat Islam tidak mengkhususkan bentuk ibadah tertentu di bulan Rajab tanpa dasar dalil yang sahih. Keutamaan tersebut berlaku untuk seluruh bulan haram, bukan hanya Rajab semata.

Dengan memahami kedudukan Rajab secara proporsional, umat Islam diharapkan dapat memanfaatkannya sebagai momentum untuk meningkatkan ketakwaan, menjaga diri dari kemaksiatan, serta memperbanyak amal saleh berdasarkan tuntunan syariat.
Wallahua’lam bis showab.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow