News  

BPBD Cilacap Sebut Tanah Labil dan Hujan Lebat Jadi Pemicu Longsor di Majenang

Kontur tanah yang labil membuat permukiman warga tersapu material tanah pada Kamis (13/11/2025) malam dan menimbun puluhan rumah. Foto: Ist

Detail Korban per Dusun

Dusun Tarukahan tercatat memiliki 14 warga terdampak. Dari jumlah tersebut, tujuh orang belum ditemukan, yakni Yuni, Nina, Fani, Fatin, Lilis beserta dua anaknya. Sementara lima lainnya sudah dievakuasi dalam kondisi selamat.

Di Dusun Cibuyut, sebanyak 14 jiwa masih dalam pencarian. Nama-nama dalam daftar tersebut antara lain Rastum, Rahma, Aca, Cahyanto, Kasri, Zahra, Nilna, Asmanto, Isna dan anaknya, serta Dani bersama istri dan dua anaknya.

BACA JUGA: Longsor di Majenang Cilacap, Basarnas: 2 Ditemukan Tewas, 21 Orang dalam Pencarian

Selain itu, BPBD juga merinci adanya 16 rumah yang kini berstatus terancam longsor. Rumah-rumah tersebut milik Surip, Ahmad, Kuswoyo, Subakir, Muslihin, Rohman, Abdul, Econg, dan beberapa warga lain seperti Hendrik, Ayu, Atit, Ekem, Warim, Tarim, Warko, dan Imong yang tinggal di area rawan pergerakan tanah.

Hingga Jumat pagi, BPBD belum menerima laporan kerusakan fasilitas publik atau dampak signifikan pada sektor pertanian dan perikanan. Kerugian material masih dalam tahap pendataan oleh instansi terkait.

Taryo menegaskan bahwa tim gabungan dari BPBD, aparat kecamatan, relawan, TNI-Polri, dan warga setempat masih bekerja tanpa henti di lokasi bencana. Fokus utama meliputi pencarian korban, penanganan medis bagi yang terluka, dan pemetaan rumah di zona berbahaya.

“Upaya penanganan kami fokus pada pencarian dan penyelamatan korban, penanganan medis untuk yang luka ringan, serta pemetaan rumah yang terdampak dan terancam. Potensi longsor susulan masih ada, sehingga kami mengimbau masyarakat untuk menghindari lereng dan lokasi berisiko,” kata Taryo.

Upaya darurat juga mencakup kaji cepat, koordinasi lintas-instansi, dan percepatan evakuasi. Pencarian akan terus dilanjutkan tanpa jeda hingga seluruh korban ditemukan.

BPBD juga mengimbau keluarga korban dan warga untuk melaporkan setiap informasi yang dapat membantu mempercepat proses pencarian maupun identifikasi lokasi rumah yang rawan longsor.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow