News  

BNPB Terjunkan Tim Tangani Darurat Banjir dan Longsor di Sumatera Utara

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Foto: Dok BNPB

“Tentunya pertama adalah membuka akses, karena banyak titik-titik di jalan antara Sibolga ke Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan terputus termasuk ke Tarutung ini yang akan dibuka dalam waktu satu hingga dua hari ini,” jelas Kepala BNPB.

Untuk mempercepat penanganan, pemerintah pusat juga menyiapkan dukungan melalui jalur udara. Suharyanto dijadwalkan terbang ke Sibolga pada Kamis (27/11) untuk memastikan seluruh upaya darurat berjalan optimal.

BNPB akan mengerahkan dua pesawat, yakni helikopter airbus berkapasitas besar untuk evakuasi dan pesawat fixed-wing jenis caravan untuk mendukung operasi modifikasi cuaca (OMC). Langkah ini diambil untuk mengurangi intensitas hujan yang berpotensi memperburuk situasi.

“Saya juga akan berangkat besok pagi, saya akan menggeser satu pesawat helikopter airbus yang cukup besar untuk membantu evakuasi menjaga transportasi dan mengirimkan satu pesawat fixed-wings jenis caravan untuk melaksanakan operasi modifikasi cuaca,” kata Suharyanto.

Suharyanto menegaskan bahwa seluruh langkah tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah pusat dalam merespons bencana di daerah. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto secara aktif memantau perkembangan situasi dan meminta seluruh upaya difokuskan pada perlindungan masyarakat.

“Saya sendiri tadi diperintah langsung oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui Sekretaris Kabinet, dan ini perkembangan yang terjadi di lapangan akan kita laporkan secara kontinyu, artinya Bapak Presiden selalu memonitor terkait dengan keselamatan masyarakat yang itu menjadi hal yang penting,” tutupnya.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow