“Kita berkumpul di sini bukan hanya untuk kompetisi, tetapi untuk merayakan kreativitas, imajinasi, dan kekuatan cerita visual yang dimiliki kartun,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti kekuatan kartun sebagai media komunikasi yang melampaui batas budaya dan bahasa.
“Kartun bukan hanya hiburan, tetapi medium kuat untuk bercerita, menyampaikan komentar sosial, dan menghubungkan manusia dari berbagai latar belakang,” lanjut Prof. Ihwan.
Selain menghadirkan karya dari berbagai negara, kegiatan ini juga mengangkat tema relevan dengan perkembangan zaman, seperti pemanfaatan kecerdasan buatan dalam seni kartun.
Melalui Bawor International Cartoon Exhibition #2, diharapkan lahir karya-karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membawa pesan sosial dan nilai perdamaian.
Ajang ini sekaligus menegaskan bahwa kartun bukan sekadar hiburan visual, melainkan medium strategis dalam membangun kreativitas generasi muda di era modern yang serba digital.













