News  

Banyumas Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah, Bupati Targetkan 10 RDF dan Recycling Center

Banyumas Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah, Bupati Targetkan 10 RDF dan Recycling Center. Foto: Pemkab Banyumas

Langkah ini menandai integrasi antara kebijakan publik dan praktik lapangan dalam pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Sadewo berharap peresmian RDF dan Recycling Center ini mampu memperkuat ekosistem ekonomi sirkular, meningkatkan kapasitas dan kemandirian KSM, sekaligus menjadi contoh pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berkelanjutan bagi daerah lain.

Upaya ini juga diharapkan dapat mengurangi residu sampah sekaligus menciptakan nilai tambah melalui pemanfaatan RDF sebagai bahan bakar alternatif.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Faisal Malik Hendropriyono yang turut hadir dalam launching tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap capaian Banyumas. Ia menilai Banyumas berpotensi menjadi percontohan nasional dalam pengelolaan sampah.

“Untuk tingkat nasional pengelolaan sampahnya mungkin sekitar 25%, sementara Banyumas mampu mengelola 77% itu angka yang tinggi,” ujarnya.

Capaian tersebut menunjukkan efektivitas kebijakan dan konsistensi pelaksanaan di tingkat daerah.

Selain pengakuan nasional, Banyumas juga memperoleh dukungan internasional. Diaz mengungkapkan bahwa Banyumas menjadi salah satu kabupaten di Indonesia yang menerima hibah dari United Nations Capital Development Fund (UNCDF) pada tahun 2025.

“Jadi ini membuktikan bahwa memang ada kerja nyata dari Pak Bupati dan Banyumas,” ucapnya.

Hibah senilai USD 150.000 hingga USD 194.000 atau sekitar Rp 2,4–3,1 miliar tersebut diberikan untuk mendukung inovasi pengelolaan sampah berkelanjutan.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow